Yantai ChiLung Construction & Energy-saving Technology Co., Ltd.

Perbandingan kelebihan dan kekurangan antara beton busa dan bahan organik

2026-02-25 16:51:51
Perbandingan kelebihan dan kekurangan antara beton busa dan bahan organik

1: Tahan panas tinggi. Papan polistiren mulai terurai pada suhu 74 ℃, dan ketika suhu terus meningkat, papan tersebut akan meleleh dan menyusut. Beton busa merupakan bahan anorganik berbasis semen. Ketahanan panasnya dapat mencapai lebih dari 1000 ℃, tanpa mengalami dekomposisi termal, sehingga menghasilkan masa pakai yang lebih panjang dan tidak terjadi kegagalan insulasi.

2: Hijau dan ramah lingkungan, tidak beracun serta tidak berbahaya. Beton busa tidak mengandung bahan beracun apa pun, dan bahan pengembang serta berbagai bahan tambah lainnya bebas dari zat berbahaya yang mudah menguap, sehingga mendukung kualitas lingkungan dalam ruangan. Namun, papan polistiren akan melepaskan gas beracun stirena akibat dekomposisi termal.

3: Kekuatan lebih baik dibandingkan papan polistiren. Kekuatan tekan papan polistiren hanya 0,02–0,03 MPa, sedangkan kekuatan tekan beton busa dengan densitas 200–300 kg/m³ adalah 0,6–0,8 MPa, sehingga ketahanan terhadap tekanan lebih unggul.

4: Biaya penggunaan lebih rendah. Total biaya beton busa 30%–40% lebih rendah dibandingkan papan polistiren, sehingga memberikan keuntungan ekonomis yang jelas.

5: Kecepatan pelaksanaan konstruksi lebih cepat. Beton busa dapat dituang dan diratakan secara langsung tanpa pemasangan lembar demi lembar, sehingga kecepatan pelaksanaan konstruksinya sepertiga kali lebih cepat dibandingkan papan polistiren.

6: Tidak ada sambungan, sehingga mengurangi kehilangan panas yang disebabkan oleh sambungan. Sedangkan papan polistiren, karena dipasang satu per satu, memiliki banyak sambungan yang dapat dengan mudah membentuk jembatan dingin atau jembatan panas.

Daftar Isi